Assalammualaikum Warahmatullahi
Wabarakhatuh
Apa kabar teman-teman?bagaimana kabar
kalian hari ini?Pasti baik bukan?Kali ini saya selaku penulis disini akan
memberi kalian tentang materi yang baru lohh..
Materi baru tersebut ialah pembuatan scene
pada desain simulator dan cara penggunaan opsi camera.
Berikut adalah contoh dari video animasi
desain simulator saya.
Video animasi desain ruang simulator
Bagaimana,menarik bukan?Kalian juga bisa
membuatnya kok,dengan mengikuti langkah-langkah yang akan saya jelaskan nanti.Nah
sekarang,marilah kita membuat animasi scene pada software Sketchup 2019.
Tapi yang pertama,saya akan menjelaskan apa sih opsi camera itu?apa sih fungsinya?dan tool apa yang akan kita gunakan nantinya?akan saya jelaskan.
1. Opsi Camera
![]() |
| Gambar opsi camera |
Opsi ini
digunakan untuk pengaturan kamera pada Sketchup
yang diantaranya mengatur segala posisi sudut pandang kamera terhadap
desain dan mengubah atau mengganti sudut pandang.Di opsi ini terdapat beberapa
tool seperti Orbit,Pan,Zoom,Zoom
Window,Zoom Extents,Previous,Position Camera,Look Around, dan Walk.Kegunaan beberapa tool diatas berbeda-beda,tapi kali ini saya
hanya akan menggunakan 3 tool saja,yaitu Position
Camera,Look Around,dan Walk.Kalian
pasti heran,apa sih kegunaan dari ketiga tool tersebut?baik akan saya jelaskan
sekarang.
§ Position Camera
![]() |
| Gambar icon position camera |
Position camera merupakan posisi kamera disuatu desain gambar pada ketinggian tertentu.Dapat juga digunakan untuk memeriksa objek saling berhadapan dengan berjalan melalui model
§ Look Around
![]() |
| Gambar icon look around |
Look around merupakan pandangan penggambar dari titik stasionar.Dengan kata lain digunakan untuk melihat keadaan sekitar saat berada dalam desain.
§ Walk
![]() |
| Gambar icon walk |
Tool ini dapat membuat kita memeriksa hasil desain gambar seolah-olah sedang berjalan diantara gambar.
Diatas adalah tools yang akan kita gunakan nanti dalam pembuatan animasi,selanjutnya kita masuk pada tahap pembuatan animasinya.
1.
Kita buka
dulu file desain simulatornya,lalu memposisikan arah hadap kita ke desain
simulator untuk pembuatan scene 1,disini scene 1 akan saya letakkan dibagian
depan desain.Kemudian kita add scene dengan cara pilih tool View ->
Animation -> Lalu kita pilih add scene,setelah itu nanti akan muncul Tulisan
“Scene 1” pada bagian bawah toolbar.
![]() |
| Gambar tampak depan desain simulator |
![]() |
| Gambar opsi view |
![]() |
| Gambar icon scene |
2.
Kemudian
setelah pembuatan scene 1 selesai,berikutnya adalah pembuatan scene 2,yang
berada di dalam ruang desain simulator yang berada di antara ruangan CE kanan
dan kiri,kemudian add scene seperti cara No.1 diatas.
![]() |
| Gambar bagian antara ruang CE kanan dan kiri |
3.
Berikutnya
adalah pembuatan scene ke-3 dan 4,yaitu menyorot bagian ruangan CE kanan dan
menyorot bagian desain perabotnya.Untuk pembuatan scene 3,caranya hanya cukup
dengan menggunakan tool Look Around lalu
klik dan geser ke kanan,lalu add scene.Untuk scene 4 nya cukup menggunakan Walk lalu menyorot bagian tangganya,lalu add scene.
![]() |
| Gambar tampa depan ruang CE kiri |
![]() |
| Gambar zoom bagian perabot tangga |
4.
Kemudian
pembuatan scene 5 dan 6,yaitu ruangan CE kiri.Cara nya sama dengan cara No.3
diatas,pertama kita gunakan tool Walk untuk
munudr dan memutar balik hadapan kita,lalu untuk scene 5 cukup dihadapkan
didepan ruangan,lalu scene 6 menyorot bagian perabotnya yaitu meja tempel,lalu
add scene.
![]() |
| Gambar tampak depan ruang CE kanan |
![]() |
| Gambar zoom bagian perabot ruang CE kanan |
5.
Lalu kita
lanjutkan dengan pembuatan scene 7,yakni berada di antara ruang AC kanan dan
kiri.Dari posisi scene 6,kita gunakan tool Walk,kita
klik lalu geser kekanan untuk mengubah arah pandang kita ke kanan,lalu maju
sedikit,lalu add scene.
![]() |
| Gambar antara ruangan AC kanan dan kiri |
6.
Berikutnya
adalah scene 8 dan 9,yakni ruang ganti.caranya kita pilih tool Look Around lalu klik dan geser kekanan
agar menghadap bagian depan ruangan,lalu add scene,lalu untuk scene 9 nya kita
hanya menggunakan tool Walk lalu
menyorot bagian perabot kotak P3K,lalu add scene.
![]() |
| Gambar tampak depan ruangan AC kanan |
![]() |
| Gambar zoom perabot kotak P3K |
7.
Lalu kita
membuat scene 10 dengan cara menggunakan tool Walk lalu memutar arah pandangan ke arah bagian depan ruang AC
kiri,lalu add scene.
![]() |
| Gambar tampak depan ruangan AC kiri |
8.
Yang terakhr
adalah scene 11,yakni menyorot desain simulator dari luar,posisi kamera
menghadap objek pada sisi serong,lalu add scene.
![]() |
| Gambar tampak atas desain simulator |
Setelah semua pembuatan add scene telah selesain,coba kalian putar semua scene tersebut,dengan cara
kalian pilih Tab Scene 1 dibagian bawah toolbar,lalu kalian klik kanan dan klik
play animation.
![]() |
| Gambar menu tab scene |
Selanjutnya jika dibeberapa scene kalian ada kesalahan seperti menembus
tembok,kalian tinggal mengatur ulang posisi scene tersebut ,lalu klik kanan Tab
scene tersebut,dan klik Update,itu akan mengganti scene kalian yang salah
tadi,dan menggantinya dengan yang baru.
Lalu ada lagi nih,bagi kalian yang durasi scenenya terlalu lama atau
terlalu cepat,kalian bisa mengganti durasinya kok,dengan cara pilih tool Window
-> Lalu pilih Model Info,setelah masuk menu Model Info,kalian cari
“Animation” disana akan tulisan “Transition” lalu kalian ubah angka detiknya
sesuai keinginan kalian.
![]() |
| Gambar penggunaan model info |
![]() |
| Gambar mengubah durasi transisi |
Kemudian setelah pembuatan scene selesai,langkah terakhir ialah
meng-exportnya,dengan cara kalian pilih
menu File -> Export -> Animation -> Video.Setelah itu tunggu prosesnya
selesai,dan kalian bisa cek di file document kalian.
![]() |
| Gambar peng-exportam desain menjadi video |
Itu saja langkah-langkah pembuatan animasi yang bisa saya sampaikan pada kesempatan
ini jika ada bagian yang kalian kurang mengerti,silahkan bertanya ya!,untuk materi-materi yang akan datang,kalian tunggu saja ya!Jangan pernah
bosan mencari ilmu!Terimakasih telah mampir.














































